Keliatannya artikel ini bakal jadi artikel yang bertumbuh. Sejak pake mac OS X Leopard, saya suka membandingkannya dengan Windows. Diluar silang pendapat dua kubu ini, saya pengen nyeritain perbedaan-perbedaan yang ada. Listing ini hanya untuk pemula.
1. Boot time dari nyalain hingga proses login selesai.
Mac OS cepat, WinXP lambat.
2. Shut down hingga bener-bener mati:
Mac OS cepat, WinXP lambat.
3. Lock computer
Win XP menyediakan opsi "Lock Computer" jika pada user account pilihan "Use the welcome screen" di non-aktifkan, atau jika komputer anda terhubung pada domain network. Maksudnya biar pengguna bisa ninggalin komputer dengan file terbuka dan aplikasi tetap bekerja, dengan aman (ditinggal dalam posisi di"Lock"). Dalam environment ini, "Lock Computer" sangat penting.
Leopard tidak menyediakan opsi ini, mungkin dianggap tidak relevan, karena toh proses shut-down dan booting nya sungguh cepat. Jadi kalau mau ninggalin komputer, ya matiin aja komputernya. Praktis, heman energy. Ingat, apple kemana-mana selalu ngomongin green computing, salah satu produk komputernya cuma butuh listrik 13 watt untuk beroperasi, hmmm...
4. Cut, copy, paste
WinXP menyediakan "Cut" yang intinya adalah gabungan antara copy dan delete. Praktis digunakan kalau kita mau memindahkan banyak file. Tanpa "cut" bisa jadi kita lupa men-delete file yang sudah di-copy-paste ke tempat lain.
Leopard tidak punya "cut". Kadang ngeselin juga.
5. Keranjang sampah
Baik WinXP maupun Leopard punya keranjang sampah. WinXP nyebutnya recycle bin, Mac nyebutnya trash.
Win XP punya feature untuk me-restore sendiri file yang ada di recycle bin ke tempat asalnya sebelum dia dibuang.
Leopard harus melakukan copy-paste ke folder asalnya. Artinya kita mesti inget di mana file path yang semestinya.
6. Privilege
WinXP waktu diinstal, otomatis anda jadi adminnya. Enak nih. Namun apa aman?
Leopard versi client, secara default mematikan privilege administrator. Untuk mengaktifkan administrator, mesti masuk ke terminal dulu tuh. Hmm musti ngerti syntax terminal di UNIX dong...
7. Hidden file
WinXP punya GUI untuk ngubah property hide dan show suatu file serta dapat memaksa hidden file untuk tetap keliatan dari GUI. Enak, gampang tuh. Tapi apa aman?
Leopard, secara default hanya nampilin yang emang perlu saja. Yang penting-penting buat user saja. Untuk nampilin hidden file, mesti masuk ke terminal, punya privilege admin dan sedikit ngerti syntax Unix. Ribet sih tapi aman.
8. Driver dan Plug and Play
WinXP biasanya tersedia banyak driver. Seringnya ngga ada masalah dan mesti diinstal, sebagian besar nginstal sendiri. Seringkali mesti restart, untuk yang Plug and play sih ngga perlu restart (kalau salah instal ya biasanya perlu restart juga sih).
Leopard tinggal colok, tau-tau jalan. Kadang kita bingung kapan nginstallnya, kok udah jalan sendiri?.. hehe..
Selain itu ada juga hal-hal yang sifatnya user experience:
9. Mencari file dan aplikasi
WinXP meletakkan semua program pada Start Menu di Task bar dengan pilihan classic atau tidak. Atau jika anda cukup ngerti komputer, aplikasi bisa diakses dari folder program files di C:
Leopard mengakses program dari Finder yang memang sangat mudah. Pada "Application" anda tidak mungkin salah mengenali program. Karena yang muncul di folder "application" ini sesungguhnya "folder-folder" yang bisa "dieksekusi".
Point ini bisa kita obrolin lagi belakangan.
10. Daya tahan performansi
WinXP melambat bersamaan dengan usia komputer anda. Istilahnya WinRot, alias "windows membusuk" karena arsitektur sistem operasi ini memungkinkan penumpukan file-file atau records pada registry yang tidak pada tempatnya makin bertambahs semacam disintegrasi lah.
Leopard selalu lincah, mau baru beli atau sudah tua kecepatannya sama.
11. Gaya dan mental state
Pemilik WinXP biasanya bilang: "sukurlah gw udah ada komputer, buat kerja, jadi bisa nyari sampingan" -sambil mengurut dada.
Pemilik Mac biasanya bilang:"anjrit, gw punya mac sekarang. keren bener gw!" saat mac-nya dikeluarin dari tas, yang lain ngga jadi ngeluarin laptopnya tuh...
Terus terang, ngebandingin Mac OS X Leopard sama WinXP rasanya ngga fair. Serius. Rasanya ngga apple to apple, gitu. Mungkin lebih fair ngebandingin Leopard sama Vista karena Vista merupakan OS modern (dibanding WinXP yang merupakan OS classic - dalam arti masih menggunakan metafor Win 31 dan 98). Namun itu juga ngga mungkin, karena Vista dianggap gagal diterima pasar. Apalagi sebentar lagi, September 2009, Mac OS X Snow Leopard bakal di launching, artinya bakal seangkatan dengan Windows 7 (launching oktober 2009).
Membandingkan kedua OS baru ini mungkin bakal lebih seru.
Showing posts with label Windows XP. Show all posts
Showing posts with label Windows XP. Show all posts
Thursday, 30 July 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)
